Senin, 10 Juli 2017

BPRS Al-madinah Siap Gulirkan Program Wirausaha Baru

Dalam rangka menyiapkan program Wira Usaha Baru (WUB) dari Pemerintah Kota Tasikmalaya yang akan digulirkan pada tahun 2018. Manajemen BPRS Al-madinah berusaha mencoba merespon dengan aktif menyiapkan teknis dan langkah-langkah strategis yang dianggap perlu. Hal tersebut disampaikan oleh Moh Ihsan Suryanegara selaku Kabag Marketing, bahwa dalam hal menggali teknis dan strategis diimaksud yaitu perlunya studi banding dengan BPR milik daerah yang dianggap sukses menyelenggarakan program pemerintah. BPR Kota Bandung kami anggap sukses menyelenggarakan program dengan kredit melatinya, maka kita berangkat ke bandung pada beberapa waktu yang lalu. Alhamdulillah hasilnya ada beberapa pencerahan dari studi banding tersebut, namun tentu masih ada beberapa hal yang harus dilakukan pengkajian secara lebih mendalam terlebih menyangkut potensi risiko bank yang akan dihadapi. Terang Ihsan.

Pada kesempatan lain Rudyono selaku Direktur BPRS Al-madinah Tasikmalaya menuturkan sampai saat ini internal BPRS telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) menyangkut peraturan yang akan mengatur  pembiayaan wirausaha baru (WUB) sebagaimana program yang akan dikerjasamakan dengan Pemerintah Kota Tasikmalaya. SOP tersebut telah rampung disusun tinggal mendapat persetujuan Dewan Komisaris selanjutnya akan dipresentasikan kepada Walikota Tasikmalaya selaku pemegang saham pengendali pada RUPS mendatang.

Sedikit bocorannya bahwa nama program tersebut diusulkan bernama ‘Pembiayaan Madani’ yaitu fasilitas pembiayaan yang diberikan kepada perorangan atau kelompok usaha produktif untuk kebutuhan modal kerja dan investasi. Tujuan program adalah 1).Penciptaan peluang usaha, kesempatan kerja dan peningkatan pendapatan masyarakat dengan cara memberikan permodalan usaha. 2). Meningkatkan kapasitas kewirausahaan masyarakat yang berdaya saing melalui pelatihan ekonomi rumah tangga, kewirausahaan dan pembukuan sederhana. 3).Memberikan pendampingan & pembinaan wirausaha dengan pendekatan pembiayaan bank; 4).Memberikan edukasi, literasi dan inklusi keuangan syariah kepada masyarakat; 5). Mempersempit tingkat kesenjangan sosial; 6). Mempersempit ruang gerak para pelepas uang/rentenir serta mendorong, memberdayakan dan mencetak 5000 (lima ribu) pelaku usaha mikro (wirausaha). 

Dalam draft  calon penerima manfaat dari program WUB dituliskan harus memiliki persyaratan sbb : 
  1. Harus mempunyai usaha produktif yang layak dan telah berjalan minimum 3 (tiga) bulan.
  2. Memiliki modal atau persediaan barang minimal 50% dari pembiayaan yang akan diberikan
  3. memiliki skill usaha yang dibuktikan dengan sertifikat pelatihan kewirausahaan dari Lembaga/Dinas terkait.
  4. Memiliki proyeksi keuangan (cash flow) dari usaha yang akan dijalankan
  5. Tidak termasuk daftar nasabah bermasalah menurut Sistem Informasi debitur (BI Cheking).
  6. Memiliki KTP dan bertempat usaha/berdomisi di Kota Tasikmalaya

Selanjutnya, Plafond pembiayaan minimal Rp. 1.000.000,- dan maksimal  Rp. 10.000.000,- yaitu diberikan sesuai analisa dan kapasitas usaha yang dimiliki. Jangka waktu pembiayaan paling lama selama 12 (dua belas) bulan. Terkait dengan margin belum dapat kami sampaikan sekarang, tapi diupayakan ada bantuan berupa subsidi bunga/margin dari Pemkot Tasikmalaya sehigga kewajiban nasabah mudah-mudahan hanya bayar angsuran pokoknya saja. Dalam meminimalisir risiko setiap nasabah sebagaimana ketentuan akan dipersyarakan jaminan, tapi untuk plafond <= 3 juta jaminan hanya berupa kebendaan peralatan rumah tangga sedangkan plafond > 3 juta harus berupa fix asset/BPKB kendaraan/cash collateral.

Pembayaran setoran pembiayaan dilakukan harian dan maksimal secara mingguan dengan collection oleh petugas bank. Ini mirip dengan cara-cara yang dilaksanakan rentenir karena kita memang fokus melawan rentenir.  

Dalam menjalankan program ini kami akan sekuat tenaga bersikap profesional dengan prinsif kehati-hatian bank. Bila nanti ada calon nasabah yang berdasarkan analisa dan survey kelayakan usaha tidak memenuhi syarat tentu akan kami tolak atau bila nanti ada nasabah yang inkar janji terhadap kewajibannya tentu akan dilakukan penagihan, pengambilan alihan agunan sesuai prosedur yang berlaku, terang Rudyono **

Gambar : http://alwiesupena.blogspot.co.id/2014/07/produk-tasik.html
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

TABEL BAGI HASIL JULI 2017
BLN BANK NASABAH EQ RATE
DEPOSITO
1 70 30 6,77 %
3 69 31 6,99 %
6 68 32 7,22 %
12 65 35 7,90 %
TABUNGAN
12 88 12 2,70 %