Rabu, 13 Desember 2017

KH. Muhammad Aminudin, M.Ag ditetapkan menjadi Ketua DPS di BPRS Al-madinah


Setelah melewati beberapa tahapan, mulai dari sertifikasi dan rekomendasi dari Dewan Syariah Nasional (DSN-MUI) serta proses fit and profer test oleh Otoristas Jasa Keuangan (OJK), akhirnya KH. Muhammad  Aminudin, M.Ag ditetapkan menjadi Ketua Dewan Pengawas Syariah (DPS) PT. BPRS Al-madinah Tasikmalaya melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Luar Biasa yang dilaksanakan tanggal 5 Desember 2017 di Rumah Makan Hj Ocoh Jl. Sutisna Senjaya Tasikmalaya.
PT. BPRS Al-madinah yang merupakan Perusahaan Perseroan Milik Daerah (perseroda) yang sahamnya 98,7% dimiliki Pemerintah Kota Tasikmalaya dengan  diwakili oleh Walikota Tasikmalaya sebagai Pemegang Saham pengendali (PSP) perseroan. Drs. H. Budi Budiman menyatakan KH. Muhammad Aminudin, M.Ag resmi menduduki jabatan sebagai ketua DPS untuk periodisasi selama 3 (tiga) tahun,  selanjutnya mengharapkan sebagai sosok ulama dapat mewarnai dan mendorong syiar ekonomi syariah di Tasikmalaya atau dapat memberikan kontribusi nyata terhadap perbaikan kinerja perusahaan dari asfek syariahnya.
Zenzen Jaenudin, M.Si yang menjadi pimpinan rapat menyampaikan bahwa agenda utama pada RUPS Luar biasa adalah pengangkatan dan penetapan ketua DPS, penetapan remunerasi pengurus, pencabutan kewenangan pemberian pembiayaan dan pembatasan pembelian barang/jasa oleh komisaris, serta pembahasan dan penetapan RBB tahun 2018. Namun dari beberapa agenda yang ada, diakui permasalahan pengisian jabatan pada struktur pengurus menjadi yang paling diprioritaskan mengingat posisi direktur utama dan ketua DPS selama 8 bulan terjadi kekosongan, Alhamdulillah untuk ketua DPS bisa ditetapkan tinggal menunggu proses untuk posisi direktur utama sekarang masih didalami oleh OJK, kita tunggu saja mudah-mudahan dengan waktu yang tidak terlalu lama informasinya sudah ada, jadi kita bisa lebih yakin menatap kinerja tahun 2018 dengan rencana bisnis bank yang telah ditetapkan, terang H. Zenzen yang menjadi komisaris utama.
Sementara menurut Rudyono, SE (direktur) menyampaikan bahwa Dewan Pengawas Syariah (DPS) pada BPRS Al-madinah memiliki peran strategis dan vital yaitu diantaranya 1). memberikan pedoman atau garis-garis besar syariah untuk menghimpun maupun untuk penyaluran dana serta kegiatan yang berkaitan dengan syariah. 2). Mengadakan perbaikan seandainya suatu produk telah/sedang dijalankan dinilai bertentangan dengan syariah 3). Bertanggung jawab atas pengawasan terhadap operasional bank agar sesuai dengan syariah 4). Memberikan saran-saran kepada management tentang pelaksanaan operasional/bisnis perbankan dengan memenuhi ketentuan-ketentuan Syari’ah Islam. 5). Melakukan pembinaan kepada pegawai untuk meningkatkan penguasaan hukum-hukum Islam dalam kegiatan bisnis/produk perbankan. Dari beberapa tupoksi DPS tersebut diyakini KH Aminudin adalah figur yang sangat dibutuhkan, jadi bersyukur dan kami mengucapkan selamat bergabung, sekarang sudah menjadi bagian keluarga besar PT. BPRS Al-madinah.** (rus)
Share:

0 komentar:

Posting Komentar

TABEL BAGI HASIL JULI 2017
BLN BANK NASABAH EQ RATE
DEPOSITO
1 70 30 6,77 %
3 69 31 6,99 %
6 68 32 7,22 %
12 65 35 7,90 %
TABUNGAN
12 88 12 2,70 %